Tak Ingin Pernikahan Diundur Gara-Gara Pandemi? Ikuti Tata Cara Pernikahan Saat Covid 19 Berikut

Pernikahan merupakan salah satu ibadah yang sakral di semua agama. Tujuan pernikahan ialah menggabungkan dua keluarga yang berbeda dan menghasilkan keturunan yang baik. Selain itu pernikahan juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi pasangan. Namun dengan adanya Covid 19 tidak bisa secara sembarangan menyelenggarakan prosesi sakral. Agar pernikahan saat Covid tetap berlangsung, haruslah mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak serta tidak boleh berkerumun di tempat yang sempit.

Pernikahan tidak boleh dihadiri oleh orang banyak. Sesuai ketentuan pemerintah baru-baru ini, dalam setiap persta hendaknya hanya dihadiri oleh maksimal 10 orang dalam satu ruangan. Selain itu, semua tamu yang hadir termasuk kedua mempelai haruslah menggunakan masker dan melengkapinya dengan face shield. Ada beberapa hal lain yang perlu kamu ketahui mengenai pernikahan saat Covid seperti ini. Penasaran? Yuk, ikuti ulasan ini sampai tuntas.

Tata Cara Menikah di Masa Pandemi

Meskipun masih di tengah pendemi, namun masyarakat sudah diizinkan menyelenggarakan pesta pernikahan dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan. Agar acara bisa terselenggara dengan baik tanpa satu halangan apapun, ada beberapa tata cara yang harus diterapkan yang harus diketahui, diantaranya:

  1. Layanan Kantor Urusan Agama (KUA)
  2. Pendaftaran Nikah Bisa Melalui Layanan Daring
  3. Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan
  4. Tempat Penyelenggaraan Pernikahan
  5. Peserta Prosesi Akad Nikah
  6. Berkoordinasi Dengan Pijhak Keamanan

Supaya lebih jelas, mari kita bahas satu per satu.

Layanan Kantor Urusan Agama (KUA)

Layanan yang terdapat pada kantor urusan agama memiliki sistem kerja yang sudah dijadwalkan dan ditetapkan. Selain itu, layangan KUA setiap hari pada jam kerja, yaitu Senin hingga Jumat.

Pendaftaran Nikah Bisa Melalui Layanan Daring

Pendaftaran untuk pernikahan juga dapat dilaksanakan secara online. Kamu bisa mengaksesnya melalui website simkah.kemenag.co.id Selain itu, kamu juga bisa menghubungi melalui telepon atau email yang terdapat pada website KUA.

Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

Dalam penerapan protokol kesehatan mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan akad nikah harus diterapkan. Hal ini dikarenakan untuk meminimalisir penularan Covid 19 dan keselamatan semua orang yang terlibat.

Tempat Penyelenggaraan Pernikahan

Penyelenggaraan akad atau resepsi pernikahan bisa di dalam atau di luar ruangan. Penting untuk diperhatikan ketika menyelenggarakan acara di dalam ruangan yaitu sirkulasi udara harus baik, artinya ruangan tidak dalam keadaan tertutup dan ber-AC. Harus ada ventilasi yang memadai sehingga udara bisa berganti secara baik.

Peserta Prosesi Akad Nikah

Pada masa pandemi seperti ini, peserta yang berada dalam resepsi pun perlu dibatasi. Hal ini dikarenakan untuk menghindari penularan Covid 19. Dalam acara tidak boleh berkerumun ataupun bergerombol. Maka dari itu, untuk mencegah hal yang seperti itu perlu sekali untuk membatasi jumlah peserta pada pernikahan. Prosesi pernikahan jika dilakukan di rumah, maka peserta yang hadir maksimal berjumalh 10 orang. Sedangkan jika diselenggarakan di luar ruangan peserta yang hadir maksimal 30 orang. Jika hal ini dilanggar, penghulu pihak dari KUA tidak segan-segan untuk menolak pelayanan nikah dan disertai alasan penolakan secara halus.

Berkoordinasi Dengan Pihak Keamanan

Dalam pelaksanaan akad nikah di luar, pihak KUA kecamatan akan berkoordinasi dan harus bekerjasama dengan pihak keamanan ataupun dengan pihak lain untuk mengendalikan pelaksanaan akad nikah agar sesuai dengan protokol kesehatan. Selain itu pihak dari kantor Kementerian Agama Kabupaten  atau Kota akan melakukan pemantauan pelaksanaan tatanan new normal pada wilayah masing-masing.

Kiat Hemat Pernikahan Saat Covid 19

Meskipun terhalang oleh pandemi Covid 19, ada hikmah dibalik ini semua. Dengan adanya pandemi, kamu bisa menghemat untuk biaya pernikahan dan sisanya bisa kamu gunakan untuk hal yang lebih penting. Berikut beberapa kiat hemat biaya pernikahan yang harus kamu ketahui, diantaranya:

Menentukan Jumlah Undangan yang Hadir

Jumlah undangan yang hadir merupakan hal yang pertama yang menentukan budget kamu. Terkadang jumlah undangan bisa berbeda dengan dengan jumlah tamu yang hadir. Tamu biasanya datang dengan jumlah dua kali lipat jumlah undangan, hal ini dikarenakan mereka datang bersama pasangan atau keluarganya. Dengan adanya pandemi seperti ini, sangat mungkin untuk menekan jumlah tamu undangan yaitu dengan menerapkan sistem shift atau pembagian jam dan pemberitahuan agar tidak datang bersama anak-anak dan lansia. Selain dikarenakan tidak boleh berkerumun, anak-anak dan lansia merupakan usia yang sangat beresiko tertular Covid.

Memadatkan Semua Agenda Acara

Memadatkan acara pada agenda pernikahan juga tidak kalah penting. Semakin lama durasi waktu menyewa gedung, maka akan semakin mahal. Dengan dipadatkannya acara, Anda juga bisa menghemat biaya catering. Keberadaan catering akan lebih efektif jika sampai akad nikah selesai.

Akad di KUA atau di Rumah Ibadah

Ini juga akan mempengaruhi pengeluaran budget kamu. Dengan akad di KUA ataupun rumah ibadah, kamu tidak akan mengeluarkan biaya sewa gedung. Selain itu, kamu juga tidak akan mengeluarkan biaya dekorasi ataupun biaya lainnya. Sementara itu, acara makan atau yang lainnya dengan tamu undangan bisa dilakukan dengan menyewa salah satu tempat makan.

Resepsi Secara Virtual Merupakan Solusi untuk Pernikahan Saat Covid

Konsep resepsi yang seperti ini bisa dijadikan pertimbangan untuk kamu yang menginginkan resepsi namun ingin mengundang orang banyak. Kehadiran secara fisik tidak disarankan apalagi di tengah pandemi seperti ini. Meski acaranya dilakukan secara virtual, tetap bisa berlangsung dengan khidmat jika kamu memilih wedding organizer yang memiliki kemampuan dan teknologi videografi yang mumpuni. Platform yang digunakan untuk siaran videonya pun sudah bermacam-macam tidak hanya menggunakan zoom, live Instagram atau yang lainnya.

Seperti yang sudah kamu ketahui, pernikahan merupakan acara yang sakral bagi pasangan maupun keluarga besar. Tentunya hal ini diselenggarakan secara rapi dan tertata. Di tengah pandemic seperti kamu tetap bisa menyelenggarakan upacara pernikahan dengan mengikuti prosedur. Selain itu kamu juga menghemat pengeluaran. Semoga ulasan ini dapat membantu kamu dalam menyelenggarakan pernikahan saat Covid seperti ini.

Masih takut untuk menyelenggarakan pernikahan sekarang?

Salam hangat dari Sekar Kencana Jogja, produsen souvenir pernikahan custom yang bisa kamu pesan dengan harga sesuai budget. Kunjungi katalog produk kami di LINK INI. Selamat berbelanja!

 

Related Posts

No Response

Tinggalkan Balasan