5+ Hal yang Harus Kamu Ketahui Saat Memilih Bridesmaid

Bridesmaid atau pengiring pengantin identik dengan konsep pernikahan modern. Padahal sebenarnya dalam pernikahan ala adat pun, bridesmaid sudah ada, hanya berbeda dalam penyebutan saja, misal dalam pernikahan adat Jawa, bridesmaid disebut sebagai pengaring atau pagar ayu. Biar lebih kekinian dan universal, selanjutnya kita pakai istilah bridesmaid saja ya. Nah, memilih bridesmaid untuk mendampingimu selama prosesi pernikahan ternyata nggak mudah loh. Trus bagaimana cara menentukan siapa yang sebaiknya jadi pengiringmu? Yang jelas bukan dengan cara asal tunjuk atau cap cip cup kembang kuncup. Mau tahu? Simak tips-tips simpel di bawah ini.

5+ Hal yang Harus Kamu Ketahui Saat Memilih Bridesmaid

1. Pilihlah sahabat sejati

Persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu… Lagu jadul ini masih relevan untuk kamu yang ingin memilih siapa sih sahabat sejatimu selama ini. Sahabat adalah orang yang paling mengerti dirimu. Mereka nggak hanya ada di saat kamu bahagia, tapi juga setia di saat kamu lagi jatuh, terpuruk ataupun sedih. Kamu bisa mem-filter siapa-siapa saja yang patut disebut sahabat dalam lingkaran pertemananmu.

2. Selain teman, kamu bisa memilih kelurga atau saudaramu

Nggak ada aturan baku yang bilang bahwa bridesmaid haruslah teman, kalau kamu punya saudara atau sepupu yang bisa diamanahi tugas itu, kenapa tidak? Ada banyak nilai plus ketika kamu meminta keluargamu menjadi bridesmaid, salah satunya, kalian sudah sangat mengenal karakter satu sama lain. Dengan adanya pengenalan karakter yang baik, diharapkan persiapan pernikahanmu akan berjalan lebih mulus.

3. Sesuaikan jumlah bidesmaid dengan pesta pernikahanmu

Kamu bisa menyesuaikan jumlah bridesmaid yang kamu perlukan dengan berapa banyak tamu undangan dan seperti apa tipe acara yang digelar. Kamu bisa memilih 3, 5, 10, 15 orang atau bahkan lebih untuk pesta pernikahan skala besar.

4. Pastikan mereka kompak

Kamu nggak ingin kan para briesmaid saling senggol hanya karena warna seragam yang dikenakan atau make up yang dipakai? Walaupun semua kandidat adalah orang-orang terdekat kamu, tapi kamu juga mesti memperhatikan bagaimana hubungan mereka satu sama lain.

5. Pengiring pengantin nggak harus sebaya

Siapa saja boleh menjadi bridesmaidmu, baik tua, muda, ibu-ibu bahkan adikmu. Dalam budaya barat, dikenal yang namanya chief of bridesmaid. Dia bertugas sebagai koordinator utama atau ketua. Si chief ini adalah gadis yang belum menikah. Apabila sudah menikah, disebut matron of honor. Kemudian ada juga yang disebut junior bridesmaid yang bisa disetarakan dengan usia remaja.

6. Memilih bridesmaid yang siap dan cekatan melakukan tugas

Tugas bridesmaid ada banyak, so kamu mesti memilih pribadi yang cekatan, teliti dan gesit. Apa saja sih tugas mereka? Secara garis besar, tugas bridesmaid adalah membantu kelancaran pesta pernikahan kamu. Hal ini mencakup memastikan semua vendor pernikahan siap, mulai dari rangkaian bunga, katering, hiburan, membantu merapikan gaun pengantin, dan semua pernak-pernik lainnya. Intinya bridesmaid adalah support system bagi sang ratu sehari.

Setelah membaca beberapa tips dalam memilih bridesmaid di atas, diharapkan persiapan pernikahan kamu akan semakin lancar. Mengingat sangat banyaknya to do list yang ada, sudah sepatutnya kamu mempersiapkan semuanya jauh-jauh hari sebelum hari H. They are your support group, your wedding front line. Perlakukan mereka senyaman mungkin.

Semoga artikel ini bermanfaat. Salam hangat dari Sekar Kencana Jogja. Produsen souvenir handmade dengan kualitas terjamin dan harga terjangkau. Untuk informasi souvenir dan pemesanan, silakan klik tautan berikut.

Related Posts

No Response

Leave a Reply