Busana Pengantin Bugis Makassar yang Mewah nan Mempesona

Sudah pernah traveling ke Makassar? Pantai Losari dan kuliner khas coto yang mak nyus itu tuh. Makassar atau yang jaman dulu kita kenal dengan nama Ujung Pandang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan. Makassar merupakan kota metropolitan paling besar di wilayah Indonesia Timur. Selain sebagai pusat perekonomian, Makassar juga terkenal karena destinasi wisata dan keunikan adat budaya daerahnya. Suku Bugis Makassar sebagai penduduk asli daerah Sulawesi Selatan memiliki keragaman adat budaya yang unik untuk kita ketahui. Salah satu kekayaan budaya Makassar adalah busana pengantin Bugis Makassar yang dikenal dengan istilah baju bodo.

Busana Pengantin Bugis Makassar

busana pengantin bugis

@zha_kir

Negeri “Angin Mamiri” ini punya aturan yang unik untuk busana pengantinnya. Pakaian kebesaran khas untuk pengantin wanita disebut dengan baju bodo. Adanya perbedaan strata kebangsawanan dalam masyarakat Bugis menjadikan pemakaian warna dan corak baju bodo juga bermakna macam-macam. Aturan tak tertulis ini sampai detik ini masih dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Baju Bodo Berwarna Putih

Baju bodo berwarna putih diperuntukkan bagi para inang atau pengasuh raja. Bisa juga pakaian ini dikenakan oleh para dukun atau bissu. Para bissu dipercaya memiliki titisan darah berwarna putih.

Baju Bodo Berwarna Hijau

Baju bodo berwarna hijau hanya boleh dikenakan oleh para bangsawan dan keturunannya yang dalam bahasa Bugis disebut maddara takku (berdarah bangsawan). Pakaian ini hanya diperuntukkan bagi putri-putri raja saja.

Baju Bodo Berwarna Ungu

Baju bodo berwarna ungu dipakai oleh para janda. Warna ungu disebut juga sebagai kemumu (janda). Di luar ketiga warna tersebut, baju bodo boleh dipakai oleh siapa saja, artinya masyarakat umum bebas memilih warna baju bodo yang mereka kehendaki asalkan memenuhi kaedah di atas.

Baju bodo identik dengan pakaian bersiluet longgar dan lebar, berbentuk segi empat, tanpa lengan, dan panjangnya bisa sampai sebatas pinggang bawah. Baju bodo umumnya dipasangkan dengan sarung sutera dengan motif khas yang dikenal dengan sebutan lipa’ sabbe, akan tetapi sekarang pakaian dengan gaya cutting unik ini banyak dikombinasikan dengan kain dari bahan lain.

Model Baju Adat Bugis Modern

Seiring dengan perkembangan zaman, pakaian pengantin khas Bugis nan elok tersebut juga berkembang dinamis mengikuti keinginan penggunanya. Bahkan sekarang banyak baju bodo yang bertransformasi bersama hijab dan pakaian pengantin muslim. Baju pengantin adat Bugis berjilbab saat ini dengan mudahnya bisa kita temui di pesta-pesta pernikahan. Namun walaupun sudah berubah, aksesoris pelengkap baju bodo tetap menjadi ciri khas utama. Kalung berantai (geno ma’bule), kalung panjang (rantekote), kalung besar (geno sibatu), gelang keroncong bersusun (bossa), perhiasan lengan atas (lola), perhiasan lengan bawah (paturu), dan perhiasan lengan baju (sima-sima) tak boleh ketinggalan.

Rias Pengantin Bugis Modern

Untuk bagian mahkota kepala, tata rias dan busana pengantin bugis sangatlah khas, dengan hiasan paes da’dasa Makassar berbentuk runcing di tengah dahi. Hiasan ini merupakan lukisan hitam melambangkan bunga teratai yang dipercaya sebagai bunga suci dengan berbagai khasiat. Da’dasa ini dibuat untuk membentuk wajah calon pengantin agar terlihat ideal dan cantik.

Selain da’dasa, mempelai wanita Makassar juga mengenakan sanggul unik yang berdiri tegak di bagian kepala yang disebut dengan istilah Teppo Jakka (Bugis) atau Ni-Suakki (Makassar). Sanggul unik ini juga sering dikenal dengan istilah Simpolong Teppong.

Busana Mempelai Pria

Busana mempelai pria tampil dengan lebih simple yang terdiri dari setelan jas berlapis sarung yang senada dengan sarung yang dikenakan oleh mempelai wanita. Jas dengan tambahan mirip kerah khas Makassar ini disebut dengan belladada. Belladada haruslah berwana sama dengan baju bodo pengantin wanita. Sebagai aksesoris tambahan belladada dilengkapi dengan perhiasan seperti gelang, rante sembang, salempang, kalung, sapu tangan (passapu ambara), dan keris berbentuk ular naga.

Nah, semoga sekelumit informasi mengenai baju bodo, pakaian khas Suku Bugis makassar ini bisa menambah wawasan kita mengenai kebudayaan negeri kita yang jumlahnya ribuan ini ya.

Related Posts

No Response

Leave a Reply